Ayahwa Hadiri Lepas Sambut Danrem 011/Lilawangsa, Perkuat Sinergi Lintas Sektoral
LHOKSEUMAWE — Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E.,M.M atau yang akrab disapa Ayahwa, menghadiri acara lepas sambut dan peusijuek Komandan Resor Militer (Danrem) 011/Lilawangsa bersama Ketua TP-PKK Aceh Utara, Ny. Musliana Ismail A. Jalil, A.Md., serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu malam (21/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Town Square (Harun Mart), Lhokseumawe, mulai pukul 20.00 WIB tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dengan jajaran TNI dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli mengatakan, kehadiran Ayahwa beserta rombongan merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga hubungan kerja sama yang harmonis dengan unsur TNI dan instansi vertikal di wilayah Kabupaten Aceh Utara. Kamis, 22/10/2026.
“Silaturahmi seperti ini memiliki arti penting dalam memperkuat komunikasi, koordinasi dan kolaborasi lintas sektoral. Hubungan yang harmonis antar lembaga menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan,” ujar Muntasir.
Ia menambahkan, momentum lepas sambut dan peusijuek diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, TNI, Polri, serta seluruh unsur Forkopimda dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai kewenangan masing-masing.
Ia menambahkan, tantangan pembangunan daerah yang sangat komplek membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak. Oleh sebab itu, soliditas antara pemerintah daerah dan instansi vertikal menjadi faktor penting dalam menghadirkan keamanan, ketertiban, serta menciptakan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat kembali. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, stabilitas daerah terjaga dan agenda pembangunan dapat berjalan lebih optimal demi kepentingan masyarakat,” tutup Muntasir.
