Dinkes Aceh Utara Tingkatkan Edukasi untuk Genjot Capaian Imunisasi Rutin
Jurnal Asia — Dinas Kesehatan setempat mencatat capaian imunisasi dasar pada bayi di wilayah tersebut mayoritas masih berada di bawah 50 persen dari total sasaran sebanyak 11.339 bayi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Aceh Utara, dr. Ferianto, Rabu (23/9/2026), mengatakan berbagai upaya penguatan layanan kesehatan terus dilakukan untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap bagi anak-anak di daerah tersebut.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Aceh Utara, capaian Imunisasi Dasar Lengkap saat ini baru menyentuh angka 39,3 persen atau sebanyak 4.458 bayi. Adapun rincian persentase capaian imunisasi rutin dan lanjutan bagi bayi di Kabupaten Aceh Utara mencakup HB0 sebesar 40,8 persen (4.713 bayi), BCG sebesar 41,6 persen (4.813 bayi), Polio 1 sebesar 50,5 persen (5.833 bayi), Polio 2 sebesar 46,6 persen (5.383 bayi), Polio 3 sebesar 42,6 persen (4.829 bayi), Polio 4 sebesar 40,9 persen (4.642 bayi).
Kemudian IPV 1 sebesar 25,1 persen (2.851 bayi), IPV 2 sebesar 25,4 persen (2.882 bayi), DPT-HB-Hib 1 sebesar 36,2 persen (4.101 bayi), DPT-HB-Hib 2 sebesar 32,6 persen, DPT-HB-Hib 3 sebesar 31,8 persen (3.607 bayi), DPT-HB-Hib 4 (Lanjutan) sebesar 23,7 persen (2.648 bayi), PCV 1 sebesar 24,2 persen (2.743 bayi), PCV 2 sebesar 21,3 persen (2.416 bayi), PCV 3 sebesar 18,3 persen (2.045 bayi).
Selanjutnya adalah Rotavirus 1 sebesar 29,2 persen (3.316 bayi), Rotavirus 2 sebesar 42,4 persen (4.803 bayi), Rotavirus 4 sebesar 24,6 persen (2.792 bayi), Campak Rubella Dosis 1 sebesar 46 persen (5.217 bayi), serta Campak Rubella 4 (Lanjutan) sebesar 27,9 persen (3.119 bayi).
Selain sasaran bayi, Dinas Kesehatan Aceh Utara juga mencatat cakupan status imunisasi Tetanus Toxoid pada wanita usia subur dan ibu hamil yang mencapai 41 persen atau sebanyak 4.894 orang.
Guna mendorong kesadaran masyarakat dan meningkatkan partisipasi dalam program imunisasi, Dinas Kesehatan juga terus memicu pelaksanaan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah, salah satunya pemberian imunisasi Human Papillomavirus bagi siswi usia sekolah untuk mencegah kanker serviks sejak dini.
Sebagai pendorong semangat serta bentuk dukungan penuh dari jajaran petugas kesehatan, anak dari Wakil Supervisor Imunisasi Dinas Kesehatan Aceh Utara turut dijadikan sebagai contoh dalam penyuntikan pertama imunisasi Human Papillomavirus yang diselenggarakan di MTsN Lhoksukon beberapa waktu lalu.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi penunjang keyakinan para orang tua dan siswa bahwa imunisasi Human Papillomavirus aman, sangat penting, serta efektif dalam melindungi generasi muda dari ancaman kanker serviks di masa depan.
Pentingnya kolaborasi antara tenaga medis, pemerintah daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat untuk saling bahu-membahu memberikan pemahaman kepada para orang tua mengenai pentingnya imunisasi demi mencegah penularan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi di Kabupaten Aceh Utara.
Pemerintah daerah mendukung penuh serta berkewajiban menetapkan kebijakan bahwa setiap anak usia bayi hingga balita wajib memiliki sertifikat Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) sebagai syarat pendaftaran sekolah dasar.
Editor: Jamaluddin Idris
