BREAKING NEWS

Lembaga Acheh Future Desak Pemerintah Segera Salurkan Kitab untuk Santri Korban Banjir


Jurnal Asia
— Lembaga Sosial Acheh Future mendesak Pemerintah Aceh untuk segera menyalurkan ribuan paket kitab kuning yang hingga kini belum didistribusikan kepada para santri, padahal pengadaannya telah rampung sejak beberapa bulan lalu.

Ketua Lembaga Sosial Acheh Future Razali Yusuf menyampaikan mendesaknya penyaluran bantuan tersebut saat menyerahkan Kitab Kuning Al-Mahalli dan Ihya Ulumuddin kepada Muhammad Reza Fahlevi (19), santri korban banjir asal Gampong Meunasah Teungoh, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (17/9).

"Pemerintah Aceh harus segera mengalirkan bantuan kitab tersebut agar tidak tertahan terlalu lama, mengingat kebutuhan santri di lapangan sangat mendesak," kata aktivis kemanusiaan yang akrab disapa Cek Li itu.

Ia mengungkapkan, pasca-Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah atau pertengahan Juni 2026, Acheh Future telah menyalurkan sebanyak 783 set kitab kuning secara mandiri kepada para santriwan dan santriwati yang tersebar di sejumlah dayah di Provinsi Aceh.

Menurut Razali, intervensi bantuan pendidikan keagamaan ini sangat krusial mengingat sekitar 80 persen santri yang mengenyam pendidikan di dayah-dayah tersebut merupakan anak yatim serta berasal dari keluarga kurang mampu.

Ia menekankan seluruh bantuan 783 set kitab kuning yang telah disalurkan pihak Acheh Future murni bersumber dari donasi masyarakat dan para dermawan, tanpa menggunakan alokasi dana dari Pemerintah Aceh.

Sementara itu, santri penerima bantuan, Muhammad Reza Fahlevi, menyampaikan apresiasinya kepada Acheh Future dan para donatur atas bantuan kitab yang diterima.

"Bantuan ini sangat membantu saya untuk kembali menimba ilmu. Insya Allah besok saya sudah bisa kembali mondok di Dayah Futuhul Mu'arif Al-Aziziyah Kota Langsa," ujar Reza.

Tentang penulis:

Jamaluddin Idris berpengalaman di bidang jurnalistik sejak tahun 2010. Salah satu jurnalis tersertifikasi Dewan Pers serta tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image